Ratusan Juta Dana Desa Tambangan Tonga Madina Tak Jelas

MADINA, bumantaranews.com – Ratusan juta dana Desa Tambangan Tonga tak jelas. Meski persoalan ini sudah ditangani Inspektorat Mandailing Natal, namun pemeriksaan khusus terhadap Pj Kades Tambangan Tonga yang lama, Edy Anwar, belum terlaksana.

Dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang didapatkan Pojoksatu.id (grup media ini, red), dana Desa Tambangan Tonga untuk Covid-19 tahun 2021 sekira Rp83.814.080 atau 8 persen dari total dana desa sekitar Rp1 miliar.

Namun kenyataan di lapangan, sejak dana desa Tambangan Tonga dicairkan pada April 2021 lalu, pekerjaan yang dilakukan Pj Kades Edy Anwar dan aparatur desa hanya membangun Posko Covid-19.

Kepala Inspektorat Madina Marwan Siregar mengatakan bahwa tim pemeriksa khusus Pj Kades Edy Anwar mengenai dana desa Tambangan Tonga, sudah mereka bentuk. Direncanakan, tim pemeriksa khusus ini memang akan mereka bentuk pada Senin (8/11) lalu.

“Sudah kami bentuk timnya, tapi kan harus ditandatangi ibu wakil bupati. Belum turun. Baru hari ini (Senin) kami masukkan, tunggulah dulu turun,” katanya.

Disinggung kenapa ke tangan Wakil Bupati Madina, bukankah seharusnya ke Bupati Madina. “Perintahnya ke situ. Sama wakil bupatilah,” katanya
lagi.

Menurutnya, arahan dari Bupati Madina atau pimpinan mereka, harus ke wakil bupati. Sebab saat ini, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Nasution merupakan koordinator pengawasan. “Kami ini menempatkannya pada jalur yang sebenarnya,” katanya.

Disinggung sesuai Perbup No 21 Tahun 2019, bahwa tupoksi pengawasan dana desa berjenjang dari kepala desa, camat dan bupati, Marwan Siregar malah berkilah.

“Betul. Bupati itukan institusi pak. Bupati dan wakil bupati itu satu paket. Itu Institusi. Serupa. Bupati sebagai institusinya,” katanya.
Saat ditanya berapa lama surat atau SPT ini berada di tangan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Nasution, tiga atau empat hari, Marwan Siregar malah memberikan jawaban.

“Janganlah kayak begitu Pak. Manalah berani kudesak ibu wakil. Tunggu ajalah. Mana berani aku bilangnya ke Bu Wakil cepat ya gitu. Matilah aku,” katanya dengan nada agak meninggi.

Dia meminta warga Tambangan Tonga untuk bersabar saja menunggu SPT ini ditandatangani oleh Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution.
“Sabarlah Pak. Nanti ketahuan itu kalau udah turun. Saya lagi ada tamu ini,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution memilih diam saat dikonfirmasi terkait SPT Pemeriksaan Khusus Pj Kades Edy Anwar ini.

Nomor seluler yang dipakai yang bersangkutan malah diangkat oleh ajudan perempuan dan menyebutkan bahwa Wakil Bupati Atika Azmi sedang sholat.
Sementara salah seorang ajudan laki-laki juga mengaku sudah menyampaikan konfirmasi dimaksud ke wakil bupati.

Namun beberapa kali dihubungi kembali, Atika Azmi Nasution tak kunjung mengangkat konfirmasi yang dilakukan.

Untuk dana desa tahun 2020 Tambangan Tonga sekitar Rp900 jutaan. Dimana dana desa (DD) berkisar Rp700 jutaan dan alokasi dana desa (ADD) berkisar Rp200 jutaan.

Sementara untuk tahun 2021, dana desa Tambangan Tonga mencapai Rp1,047 miliar. Dimana untuk tahap I sudah dicairkan pada April 2021 lalu sebanyak Rp419 juta atau sekitar 40 persen. (psi)