Pemko Tanjungbalai Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lewat Program One Farm Petani Mandiri

TANNUNGBALAI, bumantaranews.com – Guna mengurangi dampak buruk dari pandemi Covid-19 terhadap kesejahteraan masyarakat khususnya para petani, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai berupaya mengoptimalkan produktifitas dari lahan pertanian.

Untuk itu, para petani juga dituntut agar terus meningkatkan pengetahuan serta keterampilan yang mandiri agar dapat meningkatkan hasil pertanian.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tanjungbalai, H Waris Thalib,S.Ag,MM saat membuka acara sosialisasi peningkatan kesejahteraan petani melalui program One Farm Petani Mandiri yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Minggu (7/11).

Menurut H Waris, dalam suasana pandemi Covid-19 sekarang ini, menyelamatkan masyarakat dari krisis pangan adalah lewat peningkatan produksi pertanian.

Menurut Plt. Wali Kota Tanjungbalai ini, di era pandemi sekarang ini, secara Nasional pemerintah terus berupaya meningkatkan bobot pertumbuhan ekonomi dan meminimalkan persentase kemiskinan melalui peningkatan kemampuan petani lewat penyuluhan pertanian.

Oleh sebab itu, lanjutnya, maka diadakanlah sosialisasi Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Pertanian di Kota Tanjungbalai.

Demi menunjang kemajuan petani, pemerintah juga telah menyediakan bantuan berupa bibit ternak dan tanaman serta alat pertanian melalui dinas terkait dan petani dapat mengajukan permohonannya melalui dinas tersebut, misalnya dinas pertanian dan peternakan.

Hal itu sesuai dengan alasan dilaksanakannya sosialisasi ini yakni untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas petani dalam berusaha tani demi peningkatan kesejahteraan serta untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas hasil pertanian dalam transfer teknologi kepada petani sehingga dapat bekerja secara profesional, mandiri, mampu bersaing dan berwawasan global.

“Tentunya, kita juga sangat bangga kepada para petani, tanpa petani kita semua tidak dapat menikmati hasilnya, mulai dari nasi, sayuran, buah dan lain sebagainya. Saya sampaikan di sini, saya tidak perlu berkunjung ke lahan pertanian bapak/ibu pada saat panen, tapi yang terpenting adalah saya datang pada saat ingin menanam, saya akan turun ke tempat bapak/ibu sebagai bukti dan bentuk dukungan saya bersama pemerintah kepada petani,” ujar Plt. Wali Kota Tanjungbalai, H Waris Thalib,S.Ag,MM.

Dalam kesempatan itu, H Waris juga mengungkapkan harapannya agar para petani dapat mengikuti acara sosialisasi tersebut dengan baik, untuk peningkatan kualitas dan kuantitas pertanian.

Turut hadir dalam acara sosialisasi peningkatan kesejahteraan petani melalui program One Farm Petani Mandiri tersebut Ketua Pemuda Tani Sumut Muhammad Fadly Andina, Kepala Dinas Pertanian drh Muslim, Lurah Sijambi Rosidah Maruf, Ketua Tani Tanjungbalai Afdilla Afriandi, tokoh pemuda Zulham Effendi serta para petani yang tergabung dalam kelompok Tani Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

Acara sosialisai itu diisi dengan paparan dari Ketua Pemuda Tani Sumut dan narasumber lainnya dengan materi-materi yang lebih inovatif dan berwawasan global tentang peningkatan produksi pertanian. (gia)