PTAR Optimalkan Aset & Efisiensi Operasional

Program MIP Adaptasi Pandemi Covid-19

BATANGTORU, bumantaranews.com – Sejak tahun 2012 hingga saat ini, PT Agincourt Resources (PTAR) – yang mengelola Tambang Emas Martabe– terus melaksanakan proses peningkatan efisiensi yang disebut dengan Martabe Improvement Program (MIP).

Program ini memastikan optimalisasi berkelanjutan di semua aspek bisnis dengan konsistensi meningkatkan pemanfaatan aset dan efisiensi operasional, yang tercermin dari pengurangan berkelanjutan dalam All In Sustainability Cost (AISC).

“Penerapan MIP ini menjadi strategi PTAR beradaptasi terhadap situasi sulit akibat pandemi Covid-19. Bertujuan menjaga setiap karyawan tetap aman dan sehat sekaligus memantau operasi tambang tetap berkesinambungan, PTAR berhasil menurunkan biaya dan mampu mengoptimalkan aset-aset dalam kegiatan tambang dan pabrik pengolahan,” kata kata Presiden Direktur PTAR, Muliady Sutio, seperti dikutip dari Laporan Keberlanjutan 2020 PT Agincourt Resources.

Peningkatan kinerja atau aset-aset, kata Muliady, mampu mengoptimalkan jadwal penambangan dan desain pit. “Pendekatan strategi usaha perusahaan secara menyeluruh untuk meningkatkan kinerja tersebut, telah meningkatkan hasil produksi dan kinerja keuangan secara memuaskan,” ucapnya.

Meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19, produksi dan penjualan logam emas dan perak sejalan dengan rencana yang disetujui oleh perusahaan induk PTAR. Di mana rata-rata harga emas setelah hedging pada tahun 2020 tercatat US$1.467 per ounce, meningkat dari 2019 sebesar US$1.397 per ounce dan harga perak tercatat US$20 per ounce
Menurut Muliady, hasil ini dicapai tanpa mengorbankan hasil operasional penting lainnya, seperti keselamatan dan perlindungan lingkungan hidup.

“Kami sekarang berada dalam posisi yang baik, untuk memanfaatkan peluang baru dan pertumbuhan di masa depan, sebagai hasil dari platform operasi yang lebih efisien. Kami percaya bahwa pertumbuhan usaha perusahaan dapat dicapai melalui kegiatan eksplorasi dan juga pengembangan proyek,” ungkapnya.

Kegiatan eksplorasi tetap menjadi investasi yang solid dan sukses dalam menemukan lebih banyak cadangan emas. Secara bersamaan, PTAR juga melanjutkan pelaksanaan studi terhadap berbagai opsi investasi, dalam menambah kapasitas pabrik dan infrastruktur.

“Jika kegiatan ini berhasil, usia tambang dapat berlangsung lebih panjang, sehingga mampu menciptakan keuntungan lebih bagi para pemangku kepentingan, termasuk keuntungan ekonomi bagi karyawan, pemasok, negara, dan investor,” sebutnya.

Operasi yang aman dan efisien menciptakan landasan guna mengidentifikasi peningkatan lebih lanjut yang mungkin dilakukan dalam kegiatan usaha. PTAR berada pada posisi yang baik untuk menggali peluang tersebut demi pertumbuhan di masa depan.

Di tengah pandemi Covid-19, menurut Muliady, Dewan Direksi telah menyesuaikan manajemen perusahaan dengan membuka kembali mobilisasi karyawan dalam kondisi yang lebih aman, dan menerapkan langkah-langkah keamanan yang ketat.

Pada saat yang sama, perusahaan tetap memenuhi kompensasi dan tunjangan, melaksanakan pelatihan daring, dan menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan.

Biaya produksi dapat dipertahankan dan dikurangi melalui berbagai cara efisiensi.

Bagian operasional juga berhasil mencapai hasil yang baik terkait efisiensi, dengan rekor pada hasil pabrik di bagian pengolahan pada tahun 2020. (mea)