Pelabuhan Balige Resmi Ganti Nama

TOBA, bumantaranews.com – Pemerintah Kabupaten Toba bersama Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah II Sumatera resmi menabalkan Pelabuhan Kapal Motor Penyeberangan Balige di tepian Danau Toba Kota Balige, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, menjadi Pelabuhan Mulia Raja Napitupulu Balige, Sabtu (20/11/2021).

Penabalan nama pelabuhan tersebut dihadiri langsung Bupati Toba Poltak Sitorus didampingi Wakil Bupati Tonny Simanjuntak, Kepala BPTD Wilayah II Sumatera Batara Pardede, Ketua DPRD Toba Effendi Napitupulu, Dandim 0210/TU Mayor Inf.Kaminton Napitupulu, Kabag Ops Polres Toba Kompol Jhony Andries Siregar dan perwakilan Kejaksaan Negeri Toba Samosir serta PN Balige, para tokoh masyarakat, adat, agama, dan pemuda marga Napitupulu.

Bupati Toba Poltak Sitorus dalam sambutannya menyampaikan, nama Mulia Raja Napitupulu adalah salah satu nama besar dari 4 marga keturunan Raja Sonak Malela (Simangunsong, Marpaung, Napitupulu dan Pardede).

“Hari ini Pelabuhan Kapal Motor Balige secara resmi berganti nama menjadi Pelabuhan Mulia Raja Napitupulu. Nama Mulia Raja dalam tatanan adat suku Batak mengandung arti dan makna besar. Lewat nama Mulia Raja Napitupulu yang mengandung arti dan makna yang besar ini diharapkan pelabuhan ini kedepan akan membawa dampak positif dan besar serta mendorong aspek pembangunan kepariwisataan di Kawasan Danau Toba Khususnya di Kabupaten Toba,” ungkap Bupati Toba Poltak.

Dia juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi Kepada Kementerian Perhubungan dan DRPD Kabupaten Toba dan juga kepada para pemrakarsa atas tercapai dan terlaksananya nama Mulia Raja Napitupulu resmi menjadi nama Pelabuhan Kapal Motor di Balige.

“Pelabuhan Balige resmi ditetapkan namanya menjadi pelabuhan Mulia Raja Napitupulu sesuai Surat Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Darat Nomor Ap./0611/16/DRJD/2021 tertanggal 29 Juli 2021 yang diteken oleh Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi,” jelas Bupati Poltak Sitorus.

Ketua panitia penabalan, H.Imran Napitupulu mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat serta seluruh jajarannya atas didedikasikannya nama Muia Raja Napitupulu menjadi nama pelabuhan terbesar di Kabupaten Toba ini.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah II Sumatera Utara II, Batara Pardede kepada Pemkab Toba atas sinergitas yang baik selama ini hingga terlaksananya penabalan nama tersebut.

hingga semuanya berjalan dengan aman dan kondusif. Pembangunan dermaga akan mendukung destinasi super prioritas Danau Toba yang sudah didaulat menjadi kawasan pariwisata nasional bahkan internasional,” pungkas Batara Pardede. (gsc)