Ngajar Bahasa Arab, Briptu Julhamdi Munthe Diundang Mabes dan TV Nasional

RANTAU, bumantaranews.com – Briptu Julhamdi Munthe, salah seorang personil Polres Labuhanbatu kini menjadi salah satu sosok anggota Polri yang menginspiratif yang diundang Mabes Polri hingga stasiun televisi nasional.

Menjelang hari guru ini, wajah Briptu Julhamdi mengisi salah satu stasiun TV Nasional sebagai salah satu sosok yang menginspiratif. Selasa (23/11) pagi, ia diundang Metro TV sebagai narasumber dalam acara Selamat Pagi Indonesia.

Baru-baru ini juga Julhamdi diundang oleh Mabes Polri bersama sejumlah personil polisi yang menginspirasi lainnya dan disambut oleh Kabaharkam Komjen Pol Arif Sulistyanto.

Briptu Julhamdi kini telah menjelma sebagai sosok polisi yang menginpirasi, usai videonya berpakaian polisi sedang mengajar bahasa Arab di salah satu pondok pesantren, beredar di jagad maya dan viral.

Pria kelahiran Aek Pamingke, 3 Juli 1995 itu ternyata seorang guru Bahasa Arab disalah satu pondok pesantren di Kota Rantauprapat, Labuhanbatu.

Ia memiliki kemampuan berbahasa Arab didapatkan saat menjadi pelajar di Ponpes Ahmadul Zariah, Kota Pinang, Labusel dan Arhodatul Hasanah, Medan angkatan 2010 dan 2013.

Sejak kecil, anak pertama dari empat bersaudara itu sudah berkeinginan menjadi anggota Polri. Setelah lulus di bangku Ponpes pada tahun 2013, Julham mencoba untuk ikuti tes masuk anggota Polri, namun ketika itu nasib baik belum menghampirinya.

Ia gagal, namun tidak putus asa dan bertekat akan mengulangi dalam kasampatan yang akan datang. Dalam mengisi waku luang, Julhamdi pun menempatkan dirinya menjadi seorang Guru Bahasa Arab disalah satu Pesantren di Sumatera Barat.

Kemampuan mengajarnyapun terasah, setelah satu tahun lamanya ia menjadi seorang pengajar.

Kesempatan untuk menjadi seorang anggota Polri pun tiba, ia kembali mengambil kesempatan itu dan mengikuti tes di tahun ke dua dan kali ini Julhamdi mampu melaluinya. Ia diterima menjadi anggota Polri pada tahun 2014.

Setelah menjadi anggota Polri, atas ijin dan dukungan dari Polres Labuhanbatu ia kembali mengabdikan dirinya sebagai seorang guru Bahasa Arab di Ponpes.

Pihak Ponpes melihat potensi yang luar biasa dari Julhamdi, mulai dari sikap disiplin sampai efektifitas sistem belajar yang dibangunnya membawa berubahan ke arah yang lebih positif di Ponpes sehingga kini ia dipercayakan untuk mengajar di 9 kelas.

Ada lebih dari 1.000 orang santri yang saat ini menjadi siswanya, dan itu menjadi satu nilai lebih yang membangkitkan semangatnya untuk menjadi seorang guru di luar profesinnya yakni Bhabinkamtibmas.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti, cukup bangga dengan Julhamdi. Di matanya Julhamdi merupakan sosok anggota Polri yang benar – benar mengimplementasikan tugas fungsi Polri, sebagai pelayan dan pelindung masyarakat.

Meski demikian, AKBP Anhar berpesan agar Julhamdi tidak merasa puas diri dan terus mendedikasikan diri untuk masyarakat. Selain itu ia juga berharap akan ada Julhamdi – Julhamdi yang lain di personil Polres Labuhanbatu.

“Besar harapan kami, mungkin personil yang lain bisa mengikuti jejak beliau, sehingga apa yang diharapkan oleh negara menjadi Polisi yang dicintai masyarakat dapat tercipta,” ujar AKBP Anhar. (zas)