Sopir Pepabri dan Sinar Murni Berdamai

SIMALUNGUN, bumantaranews.com – Polsek Balata berhasil menyelesaikan permasalahan atau Problem Solving pertikaian Supir angkutan umum CV Pepabri dan CV Sinar Murni di Mako Polsek Balata, Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun, Selasa (23/11/2021) sore sekira pukul 15.00 WIB.

Semboyan Presisi yang merupakan singkatan dari prediktif, responsibilitas, transparasi, dan berkeadilan membuat pelayanan dari kepolisian lebih terintegrasi, modern, mudah, dan cepat.

Guna mewujudkan hal tersebut Kapolsek Balata Iptu Armada Simbolon SH didampingi Kanit Reskrim Iptu D Pasaribu, mengatakan awalnya siang harinya sekira pukul 13.30 WIB, supir CV Pepabri Pridodi Albayet Samosir datang ke Mako Polsek Balata untuk memberitahukan dirinya setelah dikeroyok dua orang supir CV Sinar Murni masing-masing Antonius Tindaon dan Frendinan Martin Sinaga di Simpang Kasindir Kecamatan Jorlang Hataran akibat menaikkan penumpang di simpang tersebut.

Mendapat laporan tersebut Kepala SPK bersama personil piket memanggil kedua Supir CV Sinar Murni itu bahkan mandor kedua angkutan umum itu datang ke Mako Polsek Balata guna menghindari pertikaian diantara kedua belah pihak.

Dari penjelasan kedua belah pihak, awalnya terjadinya pertikaian dimulai dari supir angkutan CV Pepabri menaikkan penumpang di Simpang Kasindir.

Padahal kedua CV Angkutan tersebut telah ada kesepakatan bahwa mulai dari Simpang Kawat Kecamatan Dolok Panribuan sampai Bah Sampuran Kecamatan Jorlang Hataran, CV Pepabri tidak dapat menaikkan penumpang.

Akan tetapi Supir CV Pepabri yang baru bekerja tidak mengetahui kesepakatan yang dimaksud sehingga menaikkan penumpang dan mobil CV Sinar Murni yang berada dibelakangnya marah dan emosi.

Lalu Supir CV Sinar Murni bersama kawanya bersama-sama meninju supir angkutan umum CV Pepabri.

“Setelah diberikan penjelasan, akhirnya kedua belah pihak sepakat menyelesaikan pertikian itu secara kekeluargaan. Supir CV Pepabri itu tidak membuat laporan pengaduan dan tidak menuntut secara pidana dan perdata,”ujar Iptu Armada Simbolon.

“Artinya kita sudah menyelesaikan pertikaian itu secara problem solving,”kata Iptu Armada Simbolon,”terang Perwira berpangkat dua balok emas dipundaknya itu.(Ary)