2 Pengedar Sabu di Tanjungbalai Diciduk

TANJUNGBALAI, bumantaranews.com – Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai mengamankan dua tersangka pemilik sabu, baru-baru ini.  Keduanya yakni Syahrizal (52), warga Jalan Sudarso, Kelurahan Sei Merbau dan  Adnan alias Unong (50), warga Jalan Jenaha Kelurahan Sei Merbau, Kota Tanjung Balai.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Triyadi SH, SIK yang dihubungi awak media melalui telefon seluler membenarkan penangkapan kedua tersangka.

Dikatakan Kapolres, kedua tersangka diamankan di Gang Perdamaian Jalan Yos Sudarso. Petugas mengamankan/menyita barang bukti berupa 10 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang diduga berisikan narkotika jenis sabu dengan jumlah berat kotor 50,56 gram,12 plastik klip transparan ukuran kecil dengn berat kotor 3,55 gram.

Selanjutnya dengan jumlah keseluruhan 54,12 gram, 1 bal plastik klip transparan kosong, 1 buah dompet kain ukuran sedang, 1 buah dompet kain ukuran kecil, 2 unit HP dengan merk Nokia warna hitam, Vivo warna hitam, 1 unit kotak rokok merk gudang garam, 1 unit timbangan digital, uang sebanyak Rp.438.000.

Kemudian Kapolres Tanjungbalai menyampaikan, penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut adalah informasi dari masyarakat yang layak dipercaya bahwa di dalam rumah Gang Perdamaian Jalan Yos Sudarso sering terjadi transaksi sabu.

Mendapat informasi tersebut, personil Sat Resnarkoba bergerak menuju ke tempat yang dimaksud dan melakukan penyelidikan dan mengamankan diduga tersangka dan melakukan penggeledahan di dalam rumah yang disaksikan Lurah Sei Merbau.

“Benar di dapur rumah tersangka Syahrizal alias Bangkar ditemukan barang bukti berupa 10 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang diduga berisikan narkotika jenis sabu dengan jumlah berat kotor 50,56 gram, 10 buah plastik klip transparan ukuran kecil dengan berat kotor 3,55 gram, 1 bal plastik klip transparan kosong, 1 unit timbangan digital, uang tunai sejumlah Rp 438.000, 2 Unit Hp (Merk Nokia warna hitam dan Merk Vivo warna hitam), 2 (dua) buah dompet kain, 1 (satu) buah kotak rokok merk gudang garam,” ujar Kapolres.

Kepada kedua orang tersangka tersebut dipersangkakan pada pasal 114 ayat (2) 112 ayat (2) UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman minimal 5 tahun penjara. (ck-04)