Nia-Ardi Diancam 4 Tahun Penjara

bumantaranews.com – Terdakwa Nia Ramadhani dan suaminya, Ardiansyah Bakrie menghadiri sidang perdana atas perbuatan dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Keduanya memasuki ruang sidang Prof HM Hatta Ali di PN Jakarta Pusat dengan didampingi kuasa hukumnya Wa Ode Nur Zainab, Kamis (2/12) sekitar pukul 11.50 WIB.

Sidang perdana kasus penyalahgunaan narkoba dengan register perkara Nomor:770/Pid.Sus/2021/PN.Jkt.Pst dengan agenda pembacaan surat dakwaan, sedianya dijadwalkan digelar pukul 10.00 WIB. Namun tertunda dua jam.

Nia dan Ardi sebelumnya telah menjalani rehabilitasi di Lembaga Rehabilitasi Fan Campus Bogor, Jawa Barat, selama hampir lima bulan.

Kasus ini bermula saat Nia ditangkap oleh Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) di kediamannya kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada 7 Juli 2021 pukul 15.00 WIB
Dalam pengembangannya, Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan tiga tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan pasangan suami-istri Nia dan Ardi Bakrie.

Selain keduanya, polisi juga menetapkan sang sopir berinisial ZN sebagai tersangka.

Polisi mengamankan ketiga tersangka sejak 7 Juli 2021 dengan barang bukti satu klip sabu seberat 0,78 gram dan satu bong (alat hisap sabu).
Ketiga tersangka dikenakan pelanggaran pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara.

Tak Ada Persiapan Khusus

Sebelum sidang, Wa Ode Nur Zainab, mengatakan, baik Nia maupun Ardi, sudah siap mental. Namun mengenai apa saja yang dipersiapkan, ia mengaku kliennya tidak ada persiapan khusus.

“Kita siap mendengarkan dakwaan dari Jaksa,” kata Wa Ode Nur Zainab.
Diketahui, berkas perkara kasus penyalahgunaan narkotika yang menjerat artis Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie resmi dilimpahkan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Pusat ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (24/11). Kabar tersebut dibenarkan Bani Immanuel, Kasi Intel Kejari Jakarta Pusat.

“Iya benar hari ini tanggal 24 November sekitar pukul 10.00 tadi pagi, telah dilaksanakan penyerahan tersangka ZV, RAB dan AAB dari penyidik Polres Metro Jakarta Pusat kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat,” ungkapnya di hadapan awak media Rabu (24/11). (jp)