Remaja Masjid Nilai Medan Butuh Pemimpin Tegas

Medan-Bumantara: Pernyataan tembak mati begal yang diungkapkan Walikota Medan Bobby Nasution mendapat banyak dukungan elemen masyarakat. Termasuk dari kalangan remaja masjid di Kota Medan.

Bukhari Abdul Rahman, S.Pd.I Ketua Umum Forum Remaja Masjid Sahabat Bobby (FORMASI) mendukung ketegasan Walikota Medan dalam penindakan tegas yang dilakukan terhadap pelaku begal yg belakangan ini terjadi.

Ketegasan yang dilakukan Walikota Medan mampu memberi rasa nyaman kepada masyarakat dalam melakukan aktivitas..

“Dukungan Walikota Medan terhadap kepolisian untuk menembak ditempat para pelaku begal merupakan langkah yang tepat dalam memberantas pelaku begal yg terjadi belakangan ini. Kota Medan memang butuh pemimpin tegas,” kata Bukhari Abdul Rahman, Kamis 13 Juli 2023 di Medan.

Bukhari mendorong Pemko Medan dan Forkopimda Kota Medan terus melakukan tindakan preventif terhadap pelaku begal yang meneror keselamatan nyawa masyarakat.

“Sembari tetap juga dilakukan tindakan preventif melalui razia yang dilakukan di kalangan remaja dan para pelajar, jika perlu melakukan operasi kasih sayang untuk pelajar di jam-jam sekolah,” kata Bukhari.

Di sisi lain, Bukhari dan jajaran relawan FORMASI mendukung penuh kebijakan Bobby Nasution membawa perubahan lebih baik di Kota Medan.

“Mungkin masih ada PR yang belum terselesaikan. Misalnya soal reformasi birokrasi. Tapi kita juga harus objektif bahwa sudah banyak prestasi yang Bang Bobby buat. Soal kesehatan program UHC, infrastruktur serta pendidikan merupakan kinerja yang paling terasa di masyarakat,” tukas Bukhari.

Sebelumnya Walikota Medan, Bobby Nasution mengapresiasi langkah kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku begal sadis yang kian meresahkan masyarakat Medan.

“Begal dan pelaku kejahatan tentu saja tak punya tempat di Kota Medan. Aksi mereka meresahkan, sudah tepat aparat bertindak tegas. Saya apresiasi Polrestabes Medan dan jajaran,” ucap Bobby.

Semoga ketegasan kepolisian ini, lanjut dia, baik Polrestabes Medan maupun Polres Pelabuhan Belawan membuat para pelaku kekerasan dan kriminal jalanan, terutama aksi begal sadis jera.

Pada pekan lalu, Satreskrim Polrestabes Medan menembak mati seorang pelaku begal sadis yang beroperasi di Kota Medan. Sementara empat pelaku lainnya dilumpuhkan.

“Pelaku bernama BB, ditembak mati oleh petugas karena berusaha melakukan perlawanan saat akan di tangkap,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda.

BB merupakan satu pelaku yang melakukan perampokan pada sebuah usaha salon di Jalan Flamboyan Raya Kota Medan.

Valentino menyebutkan selain pelaku BB yang ditembak mati, petugas kepolisian juga turut menangkap empat orang pelaku lainnya, yakni AW, HN, FAW, dan MN, serta satu pelaku penadah barang hasil perampokan, IS. Bun-Iyan