Rumah Kolaborasi Bobby Nasution Bantu Warga Tak Punya Adminduk Berobat ke RS Adam Malik

Medan-Bumantara: Seorang pekerja bangunan, Joko Sanyoto (56) tampak lemas terkulai di kamar kosnya di kawasan Jalan Nilam Perumnas Simalingkar, Medan Tuntungan. Namun dikarenakan tak memiliki administrasi kependudukan (Adminduk), dirinya tak berani berobat.

Mendengar itu, Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN) bergerak cepat mengadvokasi Joko. RKBN yang berisi kolaborasi semua relawan Bobby Nasution membawa Joko untuk mendapatkan perawatan medis di RS Adam Malik, Medan Kamis 7 September 2023 malam.

“Kita mendapatkan kabar ini salah seorang warga Perumnas Simalingkar yang juga pengurus PPTSB (Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru) ada satu warga sakit yang kondisi telah lemah, tapi tidak memiliki surat kependudukan apapun. Dan kita lakukan komunikasi di jaringan yang ada di RKBN untuk membantu mengadvokasi,” kata Romulo Sinaga, pengurus RKBN.

Romulo yang juga Humas Relawan Bobby Nasution (RE-BORN) itu mengatakan salah seorang relawan Bobby Nasution lainnya, Sugondo Ali Akbar bersedia membantu dengan berkomunikasi dengan pihak RS Adam Malik, Medan.

“Jadi kita berkolaborasi d akkhdengan sesama relawan di RKBN akhirnya pasien pun mendapatkan perawatan medis di Adam Malik,” tambah Romulo.

Sementara itu Sugondo Ali Akbar yang juga Relawan Ketua Creative Anak Muda Medan mengatakan langkah yang dilakukan tersebut sebagai wujud kepedulian agar warga bisa.mendapatkan hak pelayanan kesehatan.

“Saya membantu secara ikhlas dari hati nurani. Dan ini wujud kolaborasi yang kami lakukan sesuai dengan arahan Bapak Bobby Nasution sebagai Pembina Creative Anak Muda Medan,” katanya.

Sugondo menegaskan salah satu program Bobby Nasution di bidang kesehatan adalah Universal Health Coverage (UHC).

“Langkah ini untuk menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk mendapatkan kebutuhan pelayanan kesehatan jadi kita mencoba mengimplementasikan secara langsung,” sambung Sugondo.

Roy Sinaga, salah seorang warga yang mengantarkan Joko ke rumah sakit mengatakan bahwa pria tersebut telah lama tinggal di lingkungannya.

“Beliau (Joko) sudah lama kita kenal sebagai tukang bangunan yang tinggal di rumah kos. Dan saat mendatangi saya bahwa dirinya sakit, tapi tidak memiliki biaya termasuk KTP akhirnya kita kordinasi siapa yang bisa membantu. Dan sekarang sudah ditangani di RS Adam Malik,” pungkasnya. Bum-RN