Kader Muda Muhammadiyah Sumut: Gebrakan Walikota Medan Luar Biasa

Medan-Bumantara: Dalam dua hari berturut-turut, Walikota Medan meletakkan pondasi pembangunan yang visioner di Kota Medan. Di antaranya normalisasi Sungai Deli dan groundbreaking underpass Jalan Jawa-HM Yamin Medan. 

Menurut kader muda Muhammadiyah Sumatera Utara, Muhammad Abdullah Sitorus, Walikota Medan Bobby Nasution telah melakukan gebrakan luar biasa untuk perubahan di Kota Medan.

“Bang Bobby ini muda dan visioner. Apa yang dilakukan saat ini punya dampak luar biasa ke depan. Orientasinya untuk masa depan ini yang patut diapresiasi,” kata Abdullah, Jumat 29 September 2023 di Medan.

Abdullah yang juga mantan Sekretaris Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sumut itu enilai, normalisasi Sungai Deli merupakan langkah berani dan konkret dilakukan seorang pemimpin. Sebab telah mau berpikir dan bertindak di saat kebanyakan orang menilai itu suatu hal yang mustahil dilakukan.

“Pemimpin itu ya harus berani mengambil tindakan. Kolaborasi bersama TNI AD adalah gebrakan yang di luar perkiraan kita tapi itu ternyata bisa dilakukan,” kata Abdullah.

Dan yang perlu digarisbawahi juga, sambung Abdullah, Bobby Nasution memberi contoh kepada semua tanpa perlu menggurui sesama.

“Bang Bobby tak cuma sekadar mengajak kita untuk menjaga sungai, tapi juga berbuat nyata memberi contoh tanpa harus menggurui sesama,” kata Abdullah.

Terkait underpass, Abdullah menilai itu merupakan langkah konkret untuk mengurai kemacatan di Kota Medan.

“Perbaikan jalan dan drainase memang berdampak pada kemacetan. Tapi setelah pengerjaan selesai nantinya kemacetan bisa berkurang. Dan underpass ini adalah bagian tak terpisahkan dari usaha untuk mengurai kemacetan yang selama ini banyak dikeluhkan warga. Jadi ini ibarat sekali dayung dua tiga pulau terlampaui,” kata Abdullah.

Abdullah menilai underpass nantinya akan membuka akses dengan lancar dari wilayah masuknya masyarakat luar Kota Medan khususnya Deli Serdang. Dengan dibangunnya underpass, diprediksi akan mengurai kemacetan dengan maksimal dan akan mempercepat roda perekonomian masyarakat Medan maupun luar Medan.

“Dan kita bangga karena proyek underpass ini menggunakan APBD Medan.tanpa harus menunggu gelontoran APBN. Bagi saya merupakan sebuah terobosan baru, artinya kita tidak harus menunggu APBN untuk menyelesaikan masalah kemacetan di Kota Medan,” ucap Abdullah. Bum-RN